Menu ✖

Mode Gelap

News · 5 Feb 2026 WIB ·

Wawako Solok Buka Konsultasi Publik RKPD 2027, Tegaskan Pentingnya Perencanaan Partisipatif


 Oplus_131072 Perbesar

Oplus_131072

7.topone.id – Wakil Walikota (Wawako) Solok, H. Suryadi Nurdal, SH, secara resmi membuka Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Solok Tahun 2027, Kamis (5/2/2026), di Akmal Room Bapperida. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam proses penyusunan perencanaan pembangunan daerah yang partisipatif, transparan, dan akuntabel.

Forum tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Solok Dr. Desmon, staf ahli, para asisten, seluruh kepala OPD, camat se-Kota Solok, pimpinan instansi vertikal, Direktur PDAM, pimpinan perguruan tinggi, Ketua KAN, LKAAM, Bundo Kanduang, serta perwakilan organisasi profesi dan organisasi kemasyarakatan.

Dalam sambutannya, Wawako Solok Suryadi Nurdal menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang hadir, baik secara langsung maupun daring. Ia menegaskan bahwa forum konsultasi publik ini memiliki peran strategis sebagai ruang bersama untuk menyelaraskan aspirasi masyarakat dengan arah kebijakan pembangunan daerah.

“Forum ini menjadi momentum penting untuk memastikan bahwa dokumen RKPD Tahun 2027 benar-benar mencerminkan kebutuhan riil masyarakat, sekaligus realistis dengan kapasitas fiskal dan kewenangan daerah,” ujar Suryadi Nurdal.

Ia menjelaskan, RKPD Tahun 2027 merupakan tahun ketiga pelaksanaan RPJMD Kota Solok Tahun 2025–2029, yang mengusung visi “Penguatan Fondasi Transformasi Menuju Solok Kota Madani”.

Suryadi Nurdal juga memaparkan sejumlah indikator makro pembangunan Kota Solok yang menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir. Pertumbuhan ekonomi Kota Solok pada tahun 2024 mencapai 4,55 persen, yang didorong oleh berbagai kebijakan dan stimulan pemerintah dalam meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat.

Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Solok juga terus mengalami peningkatan. Pada tahun 2024, IPM Kota Solok mencapai angka 80,60 dan masuk dalam kategori sangat tinggi.

Di sisi lain, angka kemiskinan Kota Solok tercatat sebesar 3,07 persen atau sekitar 2.400 jiwa. Capaian ini menempatkan Kota Solok sebagai daerah dengan tingkat kemiskinan kedua terendah di Sumatera Barat dan peringkat kesembilan terendah secara nasional.

Sementara itu, tingkat pengangguran pada tahun 2024 berada di angka 3,6 persen. Pemerintah Kota Solok, kata Suryadi Nurdal, akan terus mendorong pengembangan ekonomi kreatif guna membuka peluang kerja baru, khususnya bagi generasi muda.

“Kita tidak bisa lagi bekerja dengan pola lama. Setiap rupiah anggaran harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, dan setiap program harus berkontribusi langsung terhadap pencapaian tujuan pembangunan daerah,” tegasnya.

Ia berharap melalui forum konsultasi publik ini dapat dihasilkan rancangan awal RKPD Tahun 2027 yang berkualitas, aspiratif, dan mampu menjawab tantangan pembangunan Kota Solok ke depan.

Forum konsultasi publik ini diharapkan menjadi wadah strategis dalam merumuskan arah pembangunan yang lebih tepat sasaran, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan demi mewujudkan Solok Kota Madani. (Rd)

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Lantik 45 Pejabat, Bupati Solok Disorot: Dugaan Pengendalian Proyek oleh Oknum ASN Jadi Pertanyaan Publik

24 October 2026 - 21:42 WIB

Jhon Balico Pimpin DPP IKKS 2026–2031, Trio Karno Vivo Siap Dukung Program Ranah-Rantau

23 October 2026 - 19:10 WIB

Pemko Solok Luncurkan SIKOMPAK, Perkuat Kemitraan Media dan Transparansi Informasi Publik

22 October 2026 - 15:33 WIB

Dugaan Intervensi ASN Disdikpora Solok dalam Pengadaan PAUD-TK Mencuat, Nama FA Disebut

18 October 2026 - 18:42 WIB

Miris! 45 Murid TK Mega Suri Lolo Tak Bisa Belajar di Kelas, Sekolah Dipalang Pemilik Tanah

14 October 2026 - 12:04 WIB

FORKI Kabupaten Solok Ukir Sejarah di Porprov Sumbar 2026, Raih Runner-up dengan 16 Medali

13 October 2026 - 19:00 WIB

Trending di News