7.topone.id – Mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Solok, Dodi Hendra, SH, resmi dipercaya mengemban amanah sebagai Wakil Ketua Umum (Waketum) Perhimpunan Peserta Pendidikan Reguler Angkatan (PPNK) 72 Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI). Kepercayaan tersebut menjadi bentuk pengakuan atas kapasitas dan komitmennya dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan.
Meski memperoleh jabatan strategis di lingkungan alumni Lemhannas RI, Dodi Hendra menegaskan bahwa inti dari pendidikan di Lemhannas bukanlah mengejar kedudukan atau jabatan, melainkan memperkuat karakter kepemimpinan yang berlandaskan nilai-nilai kebangsaan.
“Bagi kita ini bukan soal pangkat atau jabatan, tetapi bagaimana kita menjalani prosesnya. Di Lemhannas, kami diberikan materi yang sangat mendalam mengenai Empat Konsensus Dasar Nilai-Nilai Kebangsaan NKRI. Ini yang luar biasa,” ujar Dodi Hendra saat dihubungi awak media, Senin (13/7/2026).
Kader Gerindra yang dikomandoi Presiden RI, Prabowo Subianto tersebut menjelaskan bahwa pendidikan di Lemhannas RI membentuk para peserta agar memiliki wawasan kebangsaan yang kuat serta mampu menjadi pemimpin yang berintegritas dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa.
Menurut Dodi Hendra, seluruh peserta Angkatan 72 Lemhannas RI diharapkan mampu menjadi agen perubahan (agent of change) yang mengimplementasikan nilai-nilai kebangsaan di tengah kehidupan masyarakat.
“Semoga seluruh rekan-rekan Angkatan 72 Lemhannas RI benar-benar mampu menjadi agen perubahan dalam menanamkan dan mengamalkan nilai-nilai kebangsaan di berbagai bidang pengabdian,” katanya.
Dodi Hendra menambahkan, pemahaman terhadap Empat Konsensus Dasar Kebangsaan, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika, harus menjadi fondasi moral bagi setiap pejabat maupun pemimpin bangsa.
Menurutnya, nilai-nilai tersebut akan menjadi benteng yang mampu mencegah penyalahgunaan kekuasaan, praktik korupsi, nepotisme, maupun tindakan yang bertentangan dengan kepentingan rakyat.
“Nilai-nilai kebangsaan inilah yang menjadi landasan seorang pejabat agar tidak korupsi, tidak nepotisme, dan tidak menyalahgunakan jabatan. Kita harus menjauhkan diri dari hal-hal negatif tersebut agar pondasi bangsa ini berdiri kokoh sesuai cita-cita menuju Indonesia Emas 2045,” tegasnya.
Terpilihnya Dodi Hendra sebagai Waketum PPNK Angkatan 72 Lemhannas RI diharapkan menjadi inspirasi sekaligus motivasi bagi masyarakat Sumatera Barat, khususnya di Kabupaten Solok, Kota Padang, dan Kabupaten Tanah Datar, untuk terus melahirkan pemimpin-pemimpin yang berintegritas, berwawasan kebangsaan, serta memiliki komitmen kuat dalam menjaga persatuan dan kemajuan Indonesia. (Rd)











