Menu

Mode Gelap

News · 5 Jan 2024 WIB ·

Diduga Kuat Dimobilisasi Pemda, DPRD Kabupaten Solok : Logistik Aksi Demo Solina Berasal dari 3 Dinas


 Diduga Kuat Dimobilisasi Pemda, DPRD Kabupaten Solok : Logistik Aksi Demo Solina Berasal dari 3 Dinas Perbesar

KABUPATEN SOLOK – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Solok sepakati untuk menyurati Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Solok terkait dugaan adanya keterlibatan tiga (3) Dinas di lingkup Pemda Kabupaten Solok, yang membiayai aksi demo pada 28 Desember 2023 lalu, yang menuding anggota DPRD Kabupaten Solok maling uang rakyat secara berjamaah.

Keputusan itu disepakati pada Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Solok pembukaan masa sidang I di tahun 2024, sekaligus menyepakati dan memutuskan untuk melaksanakan hak interpelasi, di Gedung DPRD Kabupaten Solok, Kamis 04 Januari 2024 lalu.

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Solok, Hafni Hafiz menyebutkan bahwa aksi demo oleh Aliansi Solidaritas Lintas Nagari (Solina) diduga kuat dimobilisasi oleh Pemda Kabupaten Solok.

Disebutkan Hafni Hafiz, logistik untuk Aliansi Solina yang melakukan aksi demo di Gerbang Pemda Kabupaten Solok itu diduga kuat berasal dari 3 dinas.

“Pertama Dinas Pemberdayaan Masyarakat Nagari (DPMN), kedua Dinas Kesehatan dan yang ketiga Badan Keuangan Daerah (BKD),” beber dewan dari Gerindra tersebut.

Saya berharap, imbuhnya, melalui pak asisten ini betul-betul diusut kalau tidak kita buka terang benderang bahwa aksi demo Aliansi Solina itu patut diduga dilakukan oleh seseorang untuk menandingi aksi oleh Koalisi Masyarakat Sipil.

“Kita tegaskan kembali, kepada Pak Asisten Satu Setda Kabupaten Solok Syahrial diminta juga untuk menelusuri logistik yang berasal dari dalam (Pemda Kabupaten Solok),” ujarnya.

Senada, Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan PPP DPRD Kabupaten Solok DR. Dendi, S.Ag, MA juga mendesak Asisten Satu Setda Kabupaten Solok Syahrial untuk mengusut tuntas terkait dugaan mobilisasi dan logistik aksi demo Aliansi Solina oleh Pemda, ataupun dari ketiga dinas tersebut.

Bahkan dewan yang selalu berani menentang Bupati Solok, Epyardi Asda dengan tagline “Lawan Kezaliman” tersebut menantang bahwa pihak DPRD Kabupaten Solok bisa mendatangkan saksi.

“Kapan perlu kita mendatangkan saksi pak asisten. Patut diduga bahwa aksi yang dilakukan oleh Aliansi Solina itu dibayar, dan ada orang yang bersedia menjadi saksi bahwa dia menerima uang,” sebut Dendi.

Disampaikannya, kita akan mendatangkan saksi pak asisten. Jangan masyarakat dikonfrontasi, pada saat Aliansi Masyarakat Peduli Nagari (AMPN) atau Koalisi Masyarakat Sipil melakukan aksi, lalu ada pula kelompok masyarakat yang melakukan demonstrasi serupa.

Pada kesempatan itu, DPRD Kabupaten Solok juga menyepakati jika Pemda tidak menyikapi surat DPRD Kabupaten Solok terhadap persolan tersebut hingga sidang paripurna berikutnya, dewan akan membentuk Pansus. (Rd)

Artikel ini telah dibaca 541 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Seluruh Fraksi DPRD Kabupaten Solok Dukung Empat Ranperda Strategis, Pembahasan Berlanjut ke Tingkat Pansus

16 July 2026 - 19:56 WIB

DPRD Solok Tetapkan Perubahan Propemperda 2026 dan Propemperda 2027, Fokus pada Penguatan Tata Kelola Daerah

15 July 2026 - 20:40 WIB

DPRD Kabupaten Solok Terima Dokumen KUA-PPAS 2027, Fokus pada Penguatan PAD dan APBD Berkualitas

14 July 2026 - 20:03 WIB

DPRD Setujui Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah, Pemkab Solok Perkuat Kepastian Hukum dan Dorong Investasi

13 July 2026 - 21:33 WIB

Dodi Hendra Terpilih sebagai Waketum PPNK Angkatan 72 Lemhannas RI, Tegaskan Pentingnya Nilai-Nilai Kebangsaan

13 July 2026 - 20:37 WIB

DPRD Kabupaten Solok Sahkan Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah, Perkuat Kepastian Hukum dan Optimalisasi PAD

13 July 2026 - 19:54 WIB

Trending di Hukum