Menu ✖

Mode Gelap

News · 25 Sep 2026 WIB ·

Wapres Gibran Turun ke Tengah Puing Galodo Arosuka, Janji Rumah Warga Dibangun Kembali


 Oplus_131072 Perbesar

Oplus_131072

7.topone.id – Empat hari setelah galodo menerjang Arosuka dan menyisakan lumpur, material banjir serta kerusakan di sejumlah titik, Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres RI) Gibran Rakabuming Raka akhirnya turun langsung ke tengah warga terdampak.

Jumat (25/9/2026), Gibran tiba di Kabupaten Solok. Bukan sekadar melihat dari kejauhan, Wapres langsung mendatangi Posko Pengungsi Balai Pemuda Kayu Aro, Jalan Kayu Aro, Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang.

Di tempat pengungsian itulah, Gibran berhadapan langsung dengan warga yang kehilangan kenyamanan rumah, harta benda hingga sumber penghidupan akibat terjangan galodo. Wapres mendengarkan keluhan warga satu per satu. Kebutuhan mendesak para pengungsi menjadi perhatian utama.

“Keselamatan Bapak Ibu yang utama,” tegas Gibran di hadapan warga.

Gibran mengatakan pemerintah pusat bersama pemerintah daerah akan terus berkoordinasi agar penanganan masa tanggap darurat hingga proses pemulihan dapat berjalan optimal.

“Saya memahami kondisi ini berat bagi Bapak dan Ibu. Pemerintah pusat bersama pemerintah daerah akan terus berkoordinasi untuk melakukan langkah tanggap darurat dan pemulihan pascabencana berjalan optimal di lapangan,” ujar Gibran.

Rumah Warga Rusak, Gibran: Akan Kami Bangun Kembali

Momen cukup menyentuh terjadi ketika seorang warga menyampaikan bahwa rumahnya sudah tidak dapat ditempati akibat diterjang bencana. Gibran memastikan rumah tersebut telah masuk dalam pendataan dan pemerintah akan menindaklanjutinya.

“Ibu, rumahnya sudah didata. Nanti akan kami bangun kembali. Lokasinya akan ditentukan Bupati di tempat yang lebih aman,” ungkapnya.

Pernyataan tersebut menjadi angin segar bagi warga yang kini masih bertahan di pengungsian. Tak hanya rumah, Gibran juga meminta kerusakan lahan pertanian dan ternak warga segera didata. Seluruh dampak bencana diminta dicatat agar proses pemulihan dapat dilakukan secara tepat sasaran.

“Segera sampaikan kepada petugas di lapangan terkait rumah, lahan pertanian, hewan ternak yang jadi imbas akibat bencana. Pemerintah pastikan untuk melakukan penggantian dan pemulihannya,” ujarnya.

Bukan Hanya Rumah, KK dan KTP yang Hilang Juga Jadi Perhatian

Galodo tidak hanya meninggalkan kerusakan fisik. Dokumen penting milik warga juga berpotensi hilang atau rusak akibat bencana. Karena itu, Gibran meminta pemerintah daerah segera mengurus kembali dokumen administrasi kependudukan masyarakat terdampak.

“Selain rumah, perlu ditindaklanjuti penanganan administrasi dokumen-dokumen, KK, KTP. Itu nanti Pak Bupati harus koordinir, ya,” tambahnya.

Bagi warga yang tengah kehilangan tempat tinggal dan harta benda, dokumen kependudukan menjadi bagian penting untuk memastikan berbagai kebutuhan pelayanan serta bantuan pemerintah dapat tetap diakses.

Dari Posko Pengungsi, Gibran Bergerak ke Lokasi Bencana

Usai menyapa pengungsi, Wapres tidak berhenti di posko. Gibran melanjutkan kunjungan ke Posko Utama Penanggulangan Bencana Kabupaten Solok di Lapangan Kantor Bupati Solok, Jalan Raya Padang-Solok.

Di lokasi tersebut, Wapres memberikan arahan langsung kepada jajaran Pemerintah Kabupaten Solok dan unsur terkait mengenai penanganan bencana.
Gibran kemudian bergerak meninjau rumah-rumah warga yang terdampak di Desa Koto Gaek Guguak, Kecamatan Gunung Talang.

Di sana, kondisi kerusakan terlihat nyata. Material banjir masih memenuhi sejumlah rumah yang tengah dibersihkan warga. Gibran melihat langsung kondisi tersebut sekaligus berdialog dengan masyarakat untuk mengetahui kebutuhan mereka setelah bencana.

Dua Nyawa Melayang, Arosuka Masih Berbenah

Galodo menerjang kawasan Arosuka pada Senin malam, 21 September 2026, setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut. Bencana tersebut menimbulkan kerusakan dan menyebabkan dua orang meninggal dunia.

Hingga Jumat, proses penanganan darurat masih terus dilakukan. Pembersihan material, pendataan kerusakan, penanganan pengungsi serta pemulihan berbagai fasilitas terdampak menjadi pekerjaan besar yang harus dituntaskan pemerintah bersama seluruh unsur terkait.

Dalam kunjungannya, Gibran juga meminta perhatian terhadap kelompok rentan, termasuk ibu hamil, lansia, penyandang disabilitas dan anak-anak. Kunjungan Wapres ke Arosuka kali ini pun bukan sekadar melihat dampak galodo.

Di tengah lumpur dan puing yang masih berserakan, pemerintah pusat membawa pesan bahwa rumah warga yang rusak akan dibangun kembali, kerugian akan didata, dokumen warga akan diurus, dan proses pemulihan harus berjalan.

Turut mendampingi Wapres Gibran dalam peninjauan tersebut Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, Kepala BNPB Suharyanto, serta jajaran Forkopimda Provinsi Sumatera Barat dan Kabupaten Solok. (Rd)

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bukan Sekadar Seragam Cokelat, Pramuka MAN 2 Solok Turun Langsung Bantu Warga Terdampak Bencana

25 September 2026 - 18:01 WIB

Wapres Gibran Datang ke Arosuka, Korban Galodo yang Hilang 4 Hari Akhirnya Ditemukan

25 September 2026 - 14:11 WIB

Diterjang Galodo, Kantor Porak-poranda: Pimpinan dan Anggota DPRD Solok Turun ke Lumpur Selamatkan Arsip Negara

24 September 2026 - 18:15 WIB

Hari Ketiga Tanggap Darurat, Bupati Solok Turun Langsung Bersihkan Sisa Galodo di Arosuka

24 September 2026 - 17:20 WIB

Bukan Demo, Ratusan Warga Kotosani Bawa Cangkul ke Kantor Bupati Solok untuk Bersihkan Arosuka

24 September 2026 - 14:28 WIB

Galodo Arosuka dan Wajah Baru Kabupaten Solok: Ketika Daerah Tak Lagi Menangis Sendirian

23 September 2026 - 23:54 WIB

Trending di News