7.topone.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Solok mengeluarkan imbauan resmi kepada seluruh masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan menyusul hujan berintensitas sedang hingga tinggi yang mengguyur wilayah setempat sejak Selasa malam hingga Rabu pagi (10/12/2025).
Bupati Solok melalui Sekretaris Daerah, Medison, menegaskan bahwa kondisi cuaca yang belum stabil berpotensi meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi, terutama bagi masyarakat yang bermukim di bantaran sungai dan kawasan perbukitan.
“Hingga pukul 11.11 WIB, hujan masih terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Solok. Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan menjaga keselamatan diri,” ujar Medison dalam keterangannya kepada media.
Sekda Tinjau Kondisi Sungai dan Titik Rawan Longsor
Sebagai langkah cepat, Sekda Medison bersama tim langsung meninjau Nagari Mauro Pingai pada Rabu pagi. Rombongan memantau aliran sungai serta titik-titik rawan longsor di wilayah tersebut.
“Berdasarkan koordinasi dengan Bapak Bupati, kita bersama tim melihat langsung kondisi aliran sungai di Nagari Mauro Pingai dan memantau titik rawan longsor. Debit air memang meningkat, meski masih dalam batas aman. Namun demikian, masyarakat harus tetap bersiap dan tidak menunggu sampai situasinya memburuk,” jelas Medison.
Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah terus meningkatkan koordinasi dengan pemerintah nagari serta BPBD, sekaligus memerintahkan perangkat nagari untuk menyampaikan informasi potensi bahaya secara cepat kepada masyarakat.
Evakuasi Cepat Disiapkan Jika Diperlukan
“Keselamatan masyarakat adalah prioritas kami. Jika diperlukan, kami siap mengambil langkah evakuasi cepat bersama perangkat nagari,” tegasnya.
Pemkab Solok juga menyampaikan bahwa monitoring cuaca dilakukan secara intensif. Pemerintah meminta warga untuk tetap mengikuti perkembangan informasi resmi dari Pemkab Solok, BPBD, dan pihak berwenang lainnya. (Rd)











