7.TOPONE.ID – Sisa-sisa bencana galodo masih menjadi pemandangan di sejumlah sudut Arosuka. Lumpur dan material bencana belum seluruhnya tersingkir. Namun, di tengah kondisi itu, semangat untuk bangkit justru semakin menguat. Pesan tersebut terlihat jelas dalam apel pagi jajaran Sekretariat DPRD Kabupaten Solok, Senin (5/10/2026).
Dipimpin langsung Sekretaris DPRD Kabupaten Solok, Drs. M. Al Fajri, MM, apel pagi itu bukan sekadar rutinitas kedinasan. Di tengah suasana pascabencana, apel menjadi momentum untuk menguatkan kembali semangat, kekompakan dan tanggung jawab seluruh aparatur. Para kepala bagian, pejabat fungsional serta seluruh ASN Sekretariat DPRD Kabupaten Solok hadir mengikuti apel.
Di hadapan jajaran aparatur, Sekwan menyampaikan apresiasi atas kerja bersama yang telah dilakukan selama masa tanggap darurat hingga proses pemulihan pascabencana. Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Sekretariat DPRD yang tetap hadir dan ikut mengambil bagian dalam berbagai kegiatan penanganan bencana.
“Terima kasih kepada seluruh jajaran Sekretariat DPRD yang selalu hadir, bahu-membahu dan ikut memfasilitasi berbagai kegiatan penanganan pascabencana. Termasuk membantu TNI, Polri, Satgas Bencana dan para relawan yang sampai hari ini masih bekerja membersihkan sisa-sisa bencana,” ujar M. Al-Fajri.
Menurutnya, menghadapi bencana sebesar ini tidak mungkin dilakukan seorang diri. ASN, TNI, Polri, Satgas Bencana, relawan dan masyarakat harus terus bergerak dalam satu semangat: memulihkan daerah dan mengembalikan aktivitas masyarakat secara bertahap.
Apa yang dilakukan jajaran Sekretariat DPRD, kata Sekwan, bukan hanya persoalan menyelesaikan tugas kedinasan. Kehadiran aparatur di tengah situasi sulit juga merupakan bentuk kepedulian terhadap daerah dan masyarakat.
Gotong royong menjadi kekuatan. Kekompakan menjadi modal untuk bangkit.
Apresiasi terhadap penanganan pascabencana juga disampaikan Satgas Bencana saat melakukan kunjungan dan monitoring terhadap pelaksanaan tanggap darurat di kawasan tersebut. Monitoring dilakukan untuk memastikan penanganan bencana berjalan sesuai kebutuhan dan kondisi yang ditemukan di lapangan.
Sementara itu, Sekwan juga memberikan sejumlah arahan kepada jajaran Sekretariat DPRD terkait agenda dan pekerjaan yang akan dilaksanakan selanjutnya. Ia meminta seluruh aparatur tetap menjalankan tugas secara profesional dan penuh tanggung jawab, tanpa mengabaikan koordinasi serta kebersamaan yang selama ini telah terbangun.
“Mudah-mudahan kegiatan kita ini berjalan dengan lancar. Tetap kita pertahankan kekompakan ini,” tegasnya.
Mendung di Langit, Semangat Tetap Menyala
Pagi itu, langit Arosuka memang mendung. Tetapi semangat para aparatur tidak ikut redup. Di tengah sisa material bencana yang masih harus dibersihkan, pekerjaan pemerintahan tetap berjalan. Pelayanan kepada masyarakat tetap harus diberikan. Dan proses pemulihan harus terus dilanjutkan.
Bencana boleh meninggalkan luka dan kerusakan. Namun, semangat untuk bangkit tidak boleh ikut terkubur. Apel pagi Sekretariat DPRD Kabupaten Solok menjadi gambaran bahwa pemulihan bukan hanya soal membersihkan lumpur, material dan puing-puing bencana.
Pemulihan adalah tentang bagaimana seluruh elemen tetap berdiri, bergandengan tangan dan bergerak bersama.
Hari ini mungkin Arosuka masih berbenah. Namun dari tengah sisa-sisa bencana itu, satu pesan kembali ditegaskan. “Solok belum menyerah, semangat belum padam, gotong royong harus terus menyala dan Arosuka harus bangkit”. (Rd)











