7.TOPONE.ID – Keluarga besar perantau Nagari Koto Sani, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, memperkuat konsolidasi organisasi melalui musyawarah penyusunan struktur dan pemilihan pengurus Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Koto Sani (DPP IKKS) serta pengurus IKKS Jakarta Raya.
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan semangat persaudaraan tersebut digelar di RM Bareh Solok, Selasa malam (13/10/2026), pukul 20.00 WIB. Musyawarah ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat peran perantau dalam mendukung kemajuan kampung halaman.
Melalui musyawarah mufakat yang dihadiri para tokoh, sesepuh, dan perwakilan perantau Koto Sani, Jhon Balico, yang berasal dari Jorong Padang Belimbing, resmi dipercaya memimpin DPP IKKS untuk masa bakti 2026–2031.
Dalam menjalankan roda organisasi lima tahun ke depan, Jhon Balico didampingi Supardi dari Jorong Kasiak sebagai Wakil Ketua, Pice dari Jorong Padang Belimbing sebagai Sekretaris, serta Tek Mis dari Jorong Limo Niniak sebagai Bendahara Umum.
Untuk memperkuat fungsi pengawasan dan pembinaan organisasi, forum juga menetapkan jajaran Dewan Pengawas dan Dewan Pembina yang diisi sejumlah tokoh senior Nagari Koto Sani.
Dewan Pengawas terdiri atas Dalmilus, SH, S.Sos, MAP, H. Anda Umar, dan Harrizal Chan. Sementara itu, Dewan Pembina dipercayakan kepada Mustari Anis, Afrizal, Adami Sutan, Badri, dan Nevorman.
Tak hanya menetapkan kepengurusan pusat, musyawarah tersebut juga menghasilkan susunan pengurus inti IKKS Jakarta Raya sebagai upaya memperkuat koordinasi dan menjaga ikatan kekeluargaan warga Koto Sani yang berdomisili di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).
Berdasarkan kesepakatan peserta musyawarah, Andi dipercaya sebagai Ketua IKKS Jakarta Raya, didampingi Riko sebagai Wakil Ketua, Eti sebagai Sekretaris, dan Yulimar sebagai Bendahara. Kepengurusan di tingkat pusat maupun Jakarta Raya selanjutnya akan dilengkapi dengan jajaran wakil pengurus serta bidang-bidang kerja sesuai kebutuhan organisasi.
Pembentukan kedua kepengurusan ini diharapkan mampu menghadirkan organisasi yang lebih solid, terarah, dan responsif terhadap kebutuhan anggota, sekaligus menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat Koto Sani di perantauan dan kampung halaman.
Terpilihnya pengurus baru DPP IKKS dan IKKS Jakarta Raya mendapat sambutan positif dari Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Solok, Trio Karno Vivo, yang juga merupakan putra asli Nagari Koto Sani.
Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Kabupaten Solok tersebut menyampaikan ucapan selamat kepada Jhon Balico beserta seluruh jajaran pengurus DPP IKKS, serta Andi yang dipercaya memimpin IKKS Jakarta Raya.
“Selamat atas terpilihnya Ketua Umum DPP IKKS Pak Jhon Balico beserta jajaran, serta Ketua IKKS Jakarta Raya Saudara Andi. Sebagai putra Nagari Koto Sani, saya sangat bangga melihat kekompakan dunsanak kita di perantauan dalam merawat silaturahmi melalui wadah IKKS,” ujar Trio Karno Vivo, Jumat (23/10/2026).
Menurutnya, keberadaan IKKS memiliki arti penting dalam menjaga persatuan masyarakat Koto Sani, terutama bagi warga yang merantau jauh dari kampung halaman. Organisasi ini tidak hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga memiliki potensi besar untuk mendorong kontribusi nyata bagi pembangunan nagari.
Legislator muda Partai Golkar itu menegaskan kesiapannya untuk bersinergi dengan kepengurusan baru dalam mengawal berbagai program positif yang bermanfaat bagi anggota maupun masyarakat di kampung halaman.
“Saya siap memberikan dukungan penuh, baik secara moril maupun materil, untuk menyukseskan program-program kerja DPP IKKS dan IKKS Jakarta Raya ke depan. Sinergi yang kuat antara unsur di ranah dan perantau adalah kunci utama untuk bersama-sama membangun Nagari Koto Sani yang kita cintai,” tegasnya.
Transparansi Organisasi dan Penguatan Ranah-Rantau
Dalam musyawarah tersebut, peserta juga menekankan pentingnya tata kelola organisasi yang profesional, tertib administrasi, serta pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel.
Pengurus terpilih diharapkan mampu merangkul seluruh elemen perantau dari berbagai generasi, menjaga komunikasi yang harmonis, dan menyusun program kerja yang memberikan manfaat nyata bagi anggota.
Lebih dari itu, IKKS diharapkan menjadi wadah yang mampu menghubungkan potensi masyarakat di perantauan dengan berbagai kebutuhan pembangunan di Nagari Koto Sani. Dengan semangat kebersamaan, para perantau diharapkan dapat berkontribusi melalui gagasan, jaringan, pengalaman, maupun dukungan terhadap kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
Semangat tersebut sejalan dengan semboyan organisasi, “Basamo Mangko Manjadi, Bersatu dalam Silaturahmi, Bersama Membangun Koto Sani.”
Melalui kepengurusan periode 2026–2031, DPP IKKS dan IKKS Jakarta Raya diharapkan semakin kokoh sebagai rumah bersama bagi perantau Koto Sani, sekaligus menjadi penggerak sinergi antara ranah dan rantau.
Dengan menjaga nilai-nilai adat dan budaya Minangkabau serta mengedepankan persatuan lintas generasi, IKKS diharapkan tidak sekadar menjadi tempat berkumpul, tetapi juga menjadi kekuatan bersama untuk menjaga identitas, mempererat persaudaraan, dan mendorong kemajuan Nagari Koto Sani di masa mendatang. (Rd)











