7.TOPONE.ID – Kontingen bulu tangkis Kabupaten Solok menutup rangkaian pertandingan cabang olahraga bulu tangkis pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026 dengan prestasi membanggakan. Hingga hari terakhir pertandingan, Sabtu (10/10/2026), skuad Kabupaten Solok sukses mengoleksi tujuh medali, terdiri dari tiga emas, dua perak, dan dua perunggu.
Raihan tersebut menjadi bukti kerja keras, kekompakan, serta kualitas atlet-atlet Kabupaten Solok yang mampu bersaing dan menunjukkan performa terbaik di ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
Tiga medali emas menjadi pencapaian paling gemilang bagi kontingen Kabupaten Solok. Emas pertama dipersembahkan pasangan Muhammad Fikri Juanda dan Kirana Putri dari nomor ganda campuran. Kolaborasi solid keduanya berhasil mengantarkan Kabupaten Solok meraih podium tertinggi.
Prestasi tersebut semakin lengkap setelah Muhammad Fikri Juanda kembali menyumbangkan medali emas. Kali ini, ia berpasangan dengan M. Arevan Aurita pada nomor ganda putra. Penampilan keduanya yang solid sukses menghadirkan emas kedua bagi Kabupaten Solok.
Sementara itu, emas ketiga diraih melalui nomor ganda putri. Pasangan Azahra Redita dan Kirana Putri tampil membanggakan dan memastikan tambahan medali emas sekaligus menutup torehan emas Kabupaten Solok pada cabang olahraga bulu tangkis.
Keberhasilan tersebut memperlihatkan kontribusi besar para atlet yang mampu tampil konsisten di lebih dari satu nomor pertandingan.
Dua Perak dan Dua Perunggu Lengkapi Prestasi
Selain tiga medali emas, Kabupaten Solok juga membawa pulang dua medali perak dari nomor beregu putra dan beregu putri. Tim beregu putra diperkuat M. Fikri Juanda, M. Hazil Iflah, M. Arevan Aurita, Fergi Ahmad Fahrazi, Daffa Putra Pratama, dan Fadlan Nesta Wiguna. Mereka berjuang bersama untuk memberikan hasil terbaik bagi daerah.
Sementara itu, tim beregu putri diperkuat Azahra Redita, Hafizhah Athaullah Jadid, Miyuki Molek Nadiroha, dan Kirana Putri. Perjuangan kedua tim beregu tersebut turut menegaskan kekuatan Kabupaten Solok dalam persaingan antarkontingen.
Dua medali perunggu juga berhasil diamankan. Pasangan Fergi Ahmad Fahrezi dan Azahra Redita menyumbangkan perunggu dari nomor ganda campuran, sedangkan M. Hazil Iflah meraih perunggu pada nomor tunggal putra.
Dengan demikian, total tujuh medali berhasil dibawa pulang kontingen bulu tangkis Kabupaten Solok, sekaligus menjadi catatan positif dalam perjalanan olahraga daerah pada Porprov XVI Sumatera Barat 2026.
Patrischan: Kebanggaan Bukan Hanya soal Medali
Ketua Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Solok, Patrischan, mengungkapkan rasa bangga atas perjuangan dan pencapaian para atlet. Baginya, keberhasilan tersebut memiliki makna lebih dari sekadar medali, karena di baliknya terdapat kerja keras, doa, dan harapan.
Ia mengaku terharu melihat para atlet berjuang di lapangan, terlebih ketika menyaksikan Fikri, Kirana, dan rekan-rekan setimnya berhasil meraih prestasi membanggakan.
“Melihat Fikri dan Kirana bersama teman-teman lainnya berlaga dan meraih emas, hati saya terasa hangat bukan hanya sebagai Ketua PBSI, tapi terlebih lagi sebagai seorang ayah. Namun medali ini bukan milik mereka berdua saja, ini milik seluruh tim bulu tangkis Kabupaten Solok yang telah berjuang bersama-sama,” ungkap Patrischan.
Menurutnya, kekompakan dan semangat saling mendukung yang ditunjukkan para atlet menjadi nilai penting yang patut dipertahankan. Ia berharap pencapaian tersebut menjadi motivasi bagi para atlet untuk terus berkembang dan meningkatkan kemampuan.
“Teruslah tumbuh, teruslah berjuang, dan ingatlah bahwa kemenangan yang paling berharga bukanlah medali di leher, tapi karakter yang kalian bentuk di setiap tetes keringat,” katanya.
Ketua KONI: Solok Punya Generasi Juara
Kebanggaan serupa disampaikan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Solok, Doni Zulkifli. Ia menilai raihan tiga medali emas pada hari penutup pertandingan bulu tangkis menjadi hadiah istimewa bagi masyarakat Kabupaten Solok.
Menurut Doni, keberhasilan mengumpulkan tujuh medali merupakan buah dari kerja keras, kebersamaan, disiplin, dan semangat pantang menyerah yang ditunjukkan seluruh atlet selama menjalani pertandingan.
“Kerja keras, kebersamaan, dan semangat pantang menyerah menjadi inspirasi bagi kita semua. Nama-nama yang tertera di papan medali hari ini membuktikan bahwa Kabupaten Solok punya generasi juara yang tak hanya berbakat, tapi juga tangguh hati. Terima kasih telah mengharumkan nama daerah. Semangat ini jangan pernah padam karena masa depan olahraga Kabupaten Solok ada di tangan kalian. Solok bangga pada kalian semua!” ujar Doni.
Prestasi kontingen bulu tangkis Kabupaten Solok di Porprov XVI Sumatera Barat 2026 menjadi modal berharga untuk pembinaan atlet ke depan. Raihan tiga emas, dua perak, dan dua perunggu bukan hanya menambah koleksi prestasi daerah, tetapi juga memperlihatkan potensi generasi muda yang layak terus dikembangkan.
Perjuangan di lapangan mungkin telah berakhir, tetapi semangat dan kebersamaan yang terbangun selama pertandingan diharapkan terus menyala. Bagi Kabupaten Solok, tujuh medali tersebut menjadi bukti bahwa kerja keras yang dijalani bersama dapat melahirkan prestasi sekaligus menumbuhkan harapan bagi masa depan olahraga daerah. (Rd)











