7.topone.id – Satuan Petugas (Satgas) Posko Penanggulangan Bencana di Kotobaru, Kabupaten Solok, Rabu (3/12/2025), melaksanakan apel pagi dan briefing rencana operasi sebagai langkah percepatan penanganan bencana di wilayah terdampak.
Komandan Apel, Roni. Kegiatan diawali dengan pengecekan personel serta pembagian sektor wilayah kerja. Selain itu, dilakukan evaluasi singkat terkait capaian dan kendala penanganan pada hari sebelumnya sebagai dasar penyusunan strategi lapangan untuk hari ini.
Koordinator Posko, Pefi Aike Yandra, dalam arahannya menegaskan tiga fokus utama operasi, yakni pendataan lanjutan warga terdampak, distribusi logistik prioritas, serta pembersihan fasilitas umum di kawasan yang mengalami kerusakan paling parah. Ia menekankan pentingnya keselamatan kerja, kesehatan personel, serta koordinasi antar-tim dalam menjalankan tugas di lapangan.
“Semuanya harus bergerak cepat, tetap saling mendukung, serta memastikan setiap tindakan terkoordinasi dengan baik,” ujar Pefi.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Solok, Medison, selaku koordinator lapangan posko utama, menyampaikan apresiasi atas dedikasi seluruh personel Satgas yang telah bekerja tanpa henti dalam menangani dampak bencana.
“Pemerintah daerah terus memonitor seluruh perkembangan di lapangan. Kami mengapresiasi dedikasi tim BPBD dan semua unsur yang terlibat. Yang terpenting adalah memastikan kebutuhan warga terpenuhi dan proses pemulihan berjalan cepat serta tepat sasaran,” kata Medison.
Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, relawan, serta masyarakat dalam menghadapi situasi bencana yang masih berlangsung.
“Kondisi seperti ini membutuhkan kebersamaan dan kesigapan semua pihak. Kami mengajak seluruh elemen untuk tetap waspada, saling mendukung, dan menjaga keselamatan,” tambahnya.
Dengan semangat kolektif tersebut, seluruh personel di Posko Bencana Koto Baru menyatakan kesiapan melanjutkan operasi lapangan demi mempercepat pemulihan kondisi masyarakat dan lingkungan terdampak. (Rd)











