Calon Bupati Solok periode 2024-2029, Dodi Hendra (Tengah), Ketua DPC Nasdem Kabupaten Solok, H. Armen Pelani (Kiri) dan Sekretaris DPC Partai Demokrat Kabupaten Solok, Efrizal
7.topone.id – Beranjak banyaknya serangan terhadap Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Solok Dodi Hendra, membuat dirinya lebih matang untuk kedepannya dalam menghadapi dunia politik yang terbilang kejam.
Pengalaman politik yang begitu dahsyat yang terjadi di Kabupaten Solok, dihadapinya dengan kedewasaan tanpa harus berbuat hal yang sama dengan orang-orang yang sengaja untuk menjatuhkan dirinya, dimana dirinya sedang menjabat posisi strategis di lembaga DPRD Kabupaten Solok tersebut (Ketua DPRD Kabupaten Solok).
Seperti diketahui, percaturan politik antara Dodi Hendra dengan Bupati Solok Epyardi Asda, kemarin-kemarin ini sempat memanaskan sehingga berdampak pada agenda-agenda kedewanan ataupun pemerintahan setempat.
Namun ironisnya, walaupun begitu panas suhu percaturan politik tersebut antara Ketua DPRD Kabupaten Solok Dodi Hendra dengan Bupati Solok, Epyardi Asda sudah menampakkan keharmonisan dengan telah berangkulan dan berpelukan disaat memperingati Hari Jadi Kabupaten Solok ke-111, pada tanggal 20 April 2024 lalu.
“Kita telah saling memaafkan,” begitulah ucapan yang disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Solok tersebut kepada media ini.

Diketahui, menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Solok di Pemilihan Umum (Pemilu) pada 27 November 2024 mendatang, dirinya juga telah mendaftar ke beberapa partai seperti Partai Demokrat, Nasdem dan PPP dan Gerindra sebagai bentuk keseriusan bahwa dirinya juga serius ikut dalam berlaga sebagai Calon Bupati Solok.
Disakiti namun tidak membalas, juga menjadi alasan dirinya yang didorong penuh oleh masyarakat Kabupaten Solok, ditambah masyarakat Kabupaten Solok bagian tengah untuk maju sebagai Calon Bupati Solok periode 2024-2029.
Selain itu, Calon Bupati Solok periode 2024-2029, putra Nagari Koto Hilalang Kecamatan Kubung Kabupaten Solok, Dodi Hendra tersebut juga diketahui memiliki kedekatan dengan petinggi partainya, baik ditingkat Dewan Pimpinan Daerah (DPD), maupun di Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra, sebagai modal pencalonan dirinya.
Dodi Hendra yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sumatera Barat (Sumbar) tersebut, juga sangat dikenal dengan fenomenalnya di dunia politik sekaligus di dunia usaha.
Menjadi Komisaris CK 21 di Jakarta, pengusaha yang bergerak di dunia fashion itu juga telah mendapatkan dukungan penuh dari generasi Z (Gen Z) Kabupaten Solok, untuk terus melanjutkan karir politiknya dan ikut serta dalam Pilkada Kabupaten Solok pada 27 November 2024 mendatang.
Diketahui, selain menjabat Ketua DPRD Kabupaten Solok, Dodi Hendra tamatan Pondok Pesantren (Ponpes) Syech Muhammad Jamil tersebut juga tergabung dalam keanggotaan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Sumbar. Selain itu, Dodi Hendra juga adalah Mukhtasar pada Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Solok. (Rd)











