Menu

Mode Gelap
How To Handle Every Movie Challenge With Ease Using These Tips 20 Questions You Should Always Ask About Playstation Before Buying It The Most Influential People in the Green House Industry and Their Celebrity Dopplegangers Technology Awards: 6 Reasons Why They Don’t Work & What You Can Do About It

News · 8 Nov 2022 WIB ·

Gubernur Sumbar Tak Pernah Setujui PHK Karyawan Aqua di Solok


 Gubernur Sumbar Tak Pernah Setujui PHK Karyawan Aqua di Solok Perbesar

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar) menyatakan, Gubernur Mahyeldi tak pernah menyetujui Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) karyawan PT. Tirta Investama Solok (Aqua Danone).

Hal tersebut disampaikan oleh Juru Bicara (Jubir) Pemprov Sumbar, Jasman Rizal dalam surat sanggahan yang menyatakan Gubernur Sumbar menyetujui PHK karyawan PT. Tirta Investama Solok tidak benar.

Jasman Rizal menyebut, pada Jumat (4/11/2022), Gubernur Sumbar yang didampingi beberapa pejabat terkait menerima kunjungan PT. Tirta Investama Solok di ruang tamu Istana Gubernuran

Dalam pertemuan itu, PT. Tirta Investama Solok yang diwakili oleh Institutional Legal and Legal Affairs Director, Luqman Fauzi melaporkan tentang adanya perselisihan pemberian upah bagi pekerja dan perusahaan.

Luqman Fauzi menyampaikan bahwa perselisihan didasari karena adanya tuntutan karyawan agar waktu istirahat yang lamanya satu jam tersebut dianggap sebagai lembur dan harus dibayarkan. Sementara pihak perusahan menyatakan, bahwa waktu istirahat tidak termasuk lembur.

“Disinilah muncul perselisihan antara karyawan dengan perusahaan, karena perusahaan tidak dapat membayarkan waktu istirahat sebagai lembur,” tulis poin tiga dalam surat sanggahan tersebut.

Dalam hal ini, Gubernur menyarankan kepada PT. Tirta Investama Solok agar dapat berkoordinasi dengan semua pihak yang terkait di Kabupaten Solok. Antara lain Pemkab Solok, Niniak Mamak, Cadiak Pandai dan unsur-unsur terkait lainnya.

“Karena bagaimanapun, perusahaan ini berdomisili di Kabupaten Solok, tentu terlebih dahulu penyelesaian melalui Pemkab Solok, dan jika dirasa belum dapat diselesaikan baru diteruskan ke Pemprov,” kata Gubernur dalam surat tersebut.

Selain itu, pertemuan PT. Tirta Investama Solok dengan Gubernur juga membahas tentang kerjasama rencana terkait masalah lingkungan, masalah program CSR yang akan dikembangkan dan juga tentang rencana investasi yang ada di Sumatera Barat.

Kemudian, pada tanggal yang sama (4/11/2022), saat peresmian Pusat Pemberitaan (media center) Provinsi Sumbar di lantai II Escape Building, Gubernur juga menjawab pertanyaan wartawan soal perselisihan antara karyawan dengan PT. Tirta Investama Solok.

“Saya kira tadi, dari PT. Aqua cukup bagus responnya. Bagus kok. Bagaimana dia mengakomodasi, bagaimana dia merespon apa keinginan masyarakat. Saya kira barangkali mungkin mereka memiliki kearifan, bahkan yang bekerja disana itu banyak masyarakat sekitar.”

“Boleh dikatakan 98%, adalah masyarakat disana. Jadi seandainya kalau itu tidak berjalan, dan itu yang bekerja ada 160-an. Kemudian distribusinya dan transportasinya banyak. Efek ekonominya luar biasa.”

“Maka oleh sebab itu, saya pesankan bahwasanya Aqua harus tetap berjalan, produksinya harus jalan dan kemudian juga ada hal-hal yang mungkin harapan- harapan dari masyarakat, tentu dimusyawarahkan dan kemudian disikapi sesuai aturan.”

“Ketika keluar dari aturan, harus disikapi dengan aturan juga. Maka oleh sebab itu, saya dengar tadi telah dilakukan komunikasi dan mediasi juga, bahkan sudah dikasih waktu 7 hari sampai 10 hari kalau ndak salah.”

“Dan sekarang pun komunikasi itu tetap berjalan, semua langkah-langkah dilakukan sesuai aturan dan kita harapkan, harapan saya adalah bagaimana industri tetap berjalan, produksinya tetap berjalan dan juga masyarakat disana lebih banyak lagi diakomodir di perusahaan tersebut,” ujar Mahyeldi seperti ditulis Jasman.

Pada saat pertemuan antara Gubernur dengan PT. Tirta Investama Solok, tidak ada Gubernur menerima laporan soal PHK dari PT. Tirta Investama. Karena tidak ada laporan soal PHK tersebut, maka sama sekali dalam pertemuan dimaksud, tidak ada dibahas dan dibicarakan soal PHK karyawan.

“Berdasarkan hal tersebut diatas, maka kami menyatakan bahwa berita yang menyatakan Gubernur Sumbar setuju PHK karyawan adalah tidak benar, karena dalam pertemuan tersebut tidak pernah ada disinggung soal PHK karyawan PT. Tirta Investama Solok (pabrik Aqua Solok),” tutup Jasman. (Rd/Rls)

Artikel ini telah dibaca 39 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Terjawab Sudah, Gerindra Dukung Ramadhani Kirana Putra dan Suriadi Nurdal

16 July 2024 - 14:47 WIB

Terendah se-Sumbar, 87.750 Warga Kabupaten Solok Tak Miliki Jaminan Kesehatan

16 July 2024 - 09:46 WIB

Rekom Gerindra untuk Pilkada Sumbar 2024 Terbit, Siapa yang Berbohong

12 July 2024 - 20:42 WIB

Tak Ada Baliho Wakil Bupati Solok, Masyarakat Menilai Tanda Gambar Emiko Dipersiapkan untuk Pilkada 2024

10 July 2024 - 23:51 WIB

KPU Kabupaten Solok Gelar Rakor Jelang PSU Anggota DPD Provinsi Sumbar

6 July 2024 - 19:57 WIB

UHC Terendah, Gubernur Sumbar Harapkan Kabupaten Solok Bersinergi dengan Pemprov

5 July 2024 - 22:30 WIB

Trending di News