7.topone.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Solok menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) penghasil Pendapatan Asli Daerah (PAD), Senin (18/5/2026). Rapat yang berlangsung di Arosuka ini berjalan dalam suasana serius namun tetap penuh semangat, dengan fokus utama memperkuat sinergi antara legislatif dan eksekutif demi peningkatan pendapatan daerah.
RDP tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Ivoni Munir, S.Farm, Apt, didampingi Wakil Ketua Armen Plani dan Mukhlis, serta dihadiri anggota dewan dari berbagai komisi terkait. Dari pihak eksekutif, turut hadir staf ahli serta OPD yang menjadi leading sector dalam pengelolaan PAD, mulai dari sektor pajak daerah, retribusi, pelayanan perizinan, hingga pariwisata dan pengelolaan aset daerah.
Dalam forum tersebut, DPRD menyoroti besarnya potensi PAD Kabupaten Solok yang dinilai masih dapat dioptimalkan. Sejumlah kendala di lapangan menjadi bahan evaluasi bersama, di antaranya terkait sistem pengelolaan, pengawasan, hingga peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Pimpinan DPRD menegaskan bahwa optimalisasi PAD merupakan kunci penting dalam memperkuat kemandirian fiskal daerah. Dengan peningkatan PAD, pemerintah daerah diharapkan mampu membiayai pembangunan dan pelayanan publik secara lebih maksimal tanpa ketergantungan yang tinggi terhadap dana transfer dari pemerintah pusat.
Selain mengevaluasi capaian PAD tahun berjalan, rapat juga membahas strategi ke depan yang akan ditempuh OPD dalam menghadapi tantangan ekonomi serta target peningkatan pendapatan pada tahun mendatang. DPRD mendorong seluruh OPD untuk bekerja lebih inovatif, transparan, dan profesional dalam menggali potensi daerah.
Diskusi berlangsung dinamis, di mana masing-masing OPD memaparkan realisasi PAD, kendala yang dihadapi, serta langkah-langkah yang telah dan akan dilakukan. DPRD pun memberikan berbagai masukan konstruktif guna memastikan target PAD dapat tercapai secara optimal.
Melalui RDP ini, diharapkan terbangun komitmen bersama antara DPRD dan OPD dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan PAD, sehingga mampu mendorong percepatan pembangunan Kabupaten Solok menuju daerah yang lebih maju dan berdaya saing. (Rd)











