7.topone.id – Kepedulian terhadap dunia pendidikan kembali ditunjukkan oleh Persatuan Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Pekanbaru. Organisasi sosial tersebut menyalurkan bantuan kepada siswa di SDN 22 Kotobaru, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok, Senin (18/5/2026).
Kunjungan kemanusiaan ini turut didampingi oleh Wakil Ketua Perkumpulan Keluarga Kabupaten Solok (PKKS) Riau sekaligus pengurus harian Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Riau, Asrizal Nurdin Danau Pandeka, MD.
Ketua PSMTI Pekanbaru, Sebastianus Happy, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian aksi sosial pasca bencana yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia, termasuk Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
“PSMTI Pekanbaru memprioritaskan bantuan bagi anak-anak yang terdampak bencana, terutama dalam mendukung keberlanjutan pendidikan mereka,” ujar Sebastianus Happy.
Ia menyebutkan bahwa untuk wilayah Sumatera Barat, khususnya , bantuan baru dapat disalurkan saat ini, meskipun sebelumnya PSMTI telah memberikan bantuan sembako pada bencana akhir tahun 2025 lalu.
Menurut Sebastianus Happy, perhatian terhadap pendidikan merupakan investasi penting bagi masa depan bangsa. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat memotivasi para siswa untuk kembali bersemangat dalam menempuh pendidikan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Solok, H. Elafky, S.Pd, MM, menyampaikan apresiasi atas kepedulian PSMTI Pekanbaru beserta mitra yang terlibat.
“Alhamdulillah, hari ini kita menerima kunjungan PSMTI Pekanbaru yang menyalurkan bantuan bagi siswa SDN 22 Kotobaru dan beberapa sekolah lainnya,” ungkapnya.
Elafky menjelaskan bahwa dari 14 kecamatan di Kabupaten Solok, sebanyak 12 kecamatan terdampak bencana hidrometeorologi pada akhir 2025 lalu, sehingga bantuan seperti ini sangat dibutuhkan untuk mendukung pemulihan, khususnya di sektor pendidikan.
Kepala SDN 22 Kotobaru, Liza, M.Pd, juga menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan. Ia menilai dukungan tersebut sangat berarti bagi siswa yang terdampak bencana.
“Sebagai kepala sekolah, kami sangat berterima kasih kepada PSMTI Pekanbaru, PKKS Riau, dan FPK Riau atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada siswa kami,” ujarnya.
Selain SDN 22 Kotobaru, bantuan juga disalurkan ke beberapa sekolah lain di Kecamatan Kubung, yakni SDN 05, SDN 09, dan SDN 20 Selayo.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antar organisasi dalam membantu pemulihan pascabencana, sekaligus menegaskan pentingnya gotong royong dalam menjaga keberlangsungan pendidikan generasi muda. (Rd)











