Menu

Mode Gelap

News · 14 Jun 2025 WIB ·

Tekan Inflasi dan Perkuat Ketahanan Pangan, Pemkab Solok Gelar Gerakan Menanam Cabai di Lembah Gumanti


 Oplus_131072 Perbesar

Oplus_131072

7.topone.id – Dalam upaya menekan laju inflasi sekaligus memperkuat ketahanan pangan keluarga, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Solok melalui Dinas Perikanan dan Pangan bekerja sama dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) meluncurkan Gerakan Menanam Cabai, Kamis (12/6/2025), yang dipusatkan di Jorong Tanjung Balit, Nagari Salimpat, Kecamatan Lembah Gumanti.

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Staf Ahli Bupati Solok Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Eva Nasri, yang mengajak masyarakat, khususnya Kelompok Wanita Tani (KWT), untuk memanfaatkan bantuan bibit secara optimal guna menunjang kebutuhan dapur serta menekan pengeluaran rumah tangga.

“Kami menghimbau para petani dan ibu-ibu yang tergabung dalam Kelompok Wanita Tani agar menanam bibit cabai ini dengan baik sesuai arahan penyuluh. Jika dirawat maksimal, hasilnya bisa sangat membantu kebutuhan harian rumah tangga,” ujar Eva dalam sambutannya.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Kabupaten Solok Syoufitri, Kabag Perekonomian Yossi Agusta, Kapolsek Lembah Gumanti AKP Barata, unsur Forkopimcam, Sekcam Mukhrialdi, Wali Nagari Salimpat, serta masyarakat setempat.

Kadis Perikanan dan Pangan Kabupaten Solok, Syoufitri, dalam laporannya menyampaikan bahwa gerakan itu menyalurkan bantuan berupa 2.000 batang bibit cabai, 120 kilogram polybag, 3.600 kilogram kompos, dan 20 sachet pestisida nabati. Bantuan ini diberikan kepada dua kelompok wanita tani, yakni KWT Annisa Aripan dari Kecamatan X Koto Singkarak dan KWT Berkah Sinergi dari Nagari Salimpat.

“Kami berharap bantuan ini dimanfaatkan sebaik mungkin. Lahan pekarangan bisa menjadi sumber pangan keluarga yang sehat dan murah jika ditanami cabai dan sayuran lainnya,” terang Syoufitri.

Tak hanya membahas soal inflasi, Syoufitri juga memaparkan sejumlah program prioritas Pemkab Solok yang tengah digencarkan, antara lain Solok Bersih, Bebas Sampah, dan Sawah Pokok Murah. Ia juga menyebut program pendidikan Sekolah Rakyat, yang menjadi bagian dari visi nasional Presiden Prabowo Subianto.

Dengan adanya gerakan menanam cabai ini, Pemkab Solok berharap masyarakat bisa lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga dan tidak terlalu bergantung pada pasar.

“Langkah kecil seperti menanam cabai di pekarangan rumah bisa berdampak besar dalam pengendalian inflasi dan meningkatkan ketahanan pangan. Ini juga memperkuat semangat gotong royong dalam pembangunan daerah,” tutupnya. (Rd)

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

DPRD Kabupaten Solok Gelar Dua Rapat Paripurna Sekaligus, Reses hingga Kinerja AKD Disorot

30 April 2026 - 19:35 WIB

Law Debate Competition 2026 Siap Digelar di Solok, Wadah Lahirkan Generasi Kritis dan Melek Hukum

29 April 2026 - 13:46 WIB

Perantau dan Warga Bersinergi, Jalan Baru untuk Petani di Ujung Ladang Mulai Dibuka

25 April 2026 - 21:51 WIB

DPRD Kabupaten Solok Sampaikan Rekomendasi LKPJ 2025, Soroti Kinerja dan Arah Pembangunan Daerah

24 April 2026 - 19:17 WIB

KDMP Batang Barus Gelar RAT 2025, Bupati Solok Dorong Penguatan Peran Koperasi

22 April 2026 - 02:35 WIB

Semarak Hari Jadi ke-113, Kabupaten Solok Gelar Festival Kuliner dan Pawai Budaya

20 April 2026 - 21:50 WIB

Trending di News