Menu

Mode Gelap

News · 20 Jul 2025 WIB ·

Ribuan Hektare Sawah Terancam Gagal Panen, Trio Karno Vivo Dorong Pemda Pembuatan Sumur Bor di Koto Sani


 Oplus_131072 Perbesar

Oplus_131072

Anggota Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Solok, Trio Karno Vivo

7.topone.id — Kabupaten Solok yang dikenal sebagai lumbung beras terbesar di Sumatera Barat kini menghadapi ancaman serius. Hampir tujuh bulan terakhir tanpa hujan, ribuan hektare sawah di berbagai nagari mulai mengering. Jika tak segera diatasi, gagal panen besar-besaran diprediksi bakal melanda daerah ini.

Kondisi ini mulai terasa dalam dua bulan terakhir. Awalnya, sawah masih tersuplai air dari sisa cadangan irigasi. Namun kini, memasuki Juli 2025, kemarau kian menggigit. Retakan membelah tanah sawah di mana-mana, padi yang mulai menguning malah mengering dan mati sebelum sempat dipanen.

Fenomena ini dikenal warga setempat sebagai “sawah rangkah-rangkah” yaitu tanah yang pecah-pecah akibat kekeringan ekstrem.

Nasib serupa dialami masyarakat Nagari Koto Sani, Kecamatan X Koto Singkarak. Puluhan hektare sawah yang biasanya menghasilkan hingga 40 ton gabah per panen, tahun ini bahkan tak bisa disemai.

“Panen gabah tahun ini akan gagal total. Tanaman padi selalu mati sebelum sempat tumbuh,” keluh seorang petani setempat.

Melihat situasi kritis ini, anggota DPRD Kabupaten Solok dari Fraksi Golkar, Trio Karno Vivo, langsung turun ke lapangan bersama warga. Pada Sabtu (5/7/2025), ia menelusuri sumber mata air Kapalo Banda Batang Puniak, yang menjadi andalan utama petani Koto Sani. Namun harapan pupus dimana sumber air itu pun kini telah mengering total.

Tak berhenti di situ, berbagai opsi diupayakan. Salah satunya adalah membangun kembali bak penampungan air Kapalo Banda serta menggagas solusi jangka pendek yaitu pembuatan sumur bor.

“Sumur bor adalah langkah cepat dan tepat dalam kondisi darurat seperti ini. Kita tidak bisa hanya menunggu hujan turun. Jika dibiarkan, swasembada pangan di Solok tahun ini tinggal cerita,” tegas Trio Karno Vivo, pada 7.topone.id, Sabtu (19/07/2025).

Sebagai bentuk komitmen, Trio Karno Vivo memastikan akan memperjuangkan dana pembangunan embung kecil dan sumur bor tersebut melalui Pokok Pikiran (Pokir) DPRD tahun 2026.

“Insyaallah, saya anggarkan Rp100 juta dalam Pokir tahun depan untuk revitalisasi Kapalo Banda. Tapi untuk mencegah gagal panen sekarang, kita mulai dari pembangunan sumur bor,” tambahnya.

Langkah cepat ini disambut baik oleh masyarakat. Warga berharap Pemerintah Daerah Kabupaten Solok turut mendukung perjuangan ini, agar aliran air bisa kembali menghidupkan sawah-sawah yang kini nyaris mati.

Dinas Pertanian: Sumur Bor Adalah Solusi Realistis

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Solok, Drh. Kenedy Hamzah, saat dikonfirmasi awak media menilai pembangunan sumur bor adalah solusi realistis. Ia menegaskan, saat ini tak ada jaminan hujan akan turun dalam waktu dekat, sementara sungai dan saluran irigasi sudah banyak yang kering.

“Sumur bor adalah pilihan rasional. Untuk penyebaran air, kita masih punya Pompa Brigade Alsintan (Alat Mesin Pertanian) dari Kementerian Pertanian yang dibagikan pada 2024. Masyarakat bisa meminjamnya melalui kelompok tani atau penyuluh pertanian,” ujar Kenedy.

Namun demikian, Kenedy juga menyampaikan bahwa saat ini Pemerintah Kabupaten Solok tidak memiliki anggaran pembangunan sumur bor karena efisiensi anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) Pertanian 2025 dari pusat.

Meski begitu, sinergi antara masyarakat, legislatif, dan pemerintah menjadi kunci utama mengatasi darurat pertanian ini. Harapan petani kini bertumpu pada langkah-langkah nyata, bukan hanya janji.

Jika sumur bor berhasil dibangun dan Kapalo Banda kembali hidup, bukan mustahil geliat pertanian Solok kembali bergema, dan mimpi swasembada pangan pun kembali disemai di ladang harapan. (Rd)

Artikel ini telah dibaca 39 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Sekolah Serba Terbatas di Parambahan, Iskan Nofis Tersentuh dan Janji Perjuangkan di DPRD

12 May 2026 - 20:35 WIB

Di Tengah Tudingan, Fokus Bupati Solok Tetap pada Kepentingan Rakyat

8 May 2026 - 08:16 WIB

Ketua DPRD Solok Sampaikan Apresiasi dan Ucapan Selamat untuk Medison dan Fathanaini

7 May 2026 - 20:53 WIB

MAN 1 Solok dan Ponpes Al Madinah Juara Law Debate Competition 2026

7 May 2026 - 15:46 WIB

Keluarga Apresiasi Penanganan Cepat Protokoler Wagub Sumbar Pascakecelakaan Remaja di Talang

6 May 2026 - 19:14 WIB

Gen Z Diajak Melek Hukum, LAW Debate Competition 2026 Resmi Digelar di UMMY Solok

5 May 2026 - 11:00 WIB

Trending di Hukum