SOLOK KOTA – Miris benar nasib warga Kota Solok Ahmad Hidayat, (29) tahun warga Kelurahan Tanjung Paku Kecamatan Tanjung Harapan Kota Solok, harus menjalani hidup tanpa ada satupun keluarga di Kota Solok tersebut.
Kepada media ini, Selasa (13/02/2024), Ahmad Hidayat mengungkapkan bahwa dirinya hidup sebatang kara di Kota Solok ini, karena ibunya telah meninggal dunia Januari 2024 lalu, dan ayah kandungnya pun merantau ke Pulau Jawa untuk mencari pekerjaan.
“Sebelumnya keluarga saya mendapat bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dari Pemko Solok, namun ayah dan ibu termasuk saya mencoba mengadu nasib ke Pulau Jawa untuk merubah nasib, sesudah Lebaran Idul Adha 2023 lalu,” ungkap Ahmad Hidayat.
Dijelaskannya, di Jawa saya pun berpisah dengan kedua orang tua saya karena saya pergi merantau ke Pulau Bali. Namun di Bali karena tidak merasa cocok untuk pekerjaan Anak Buah Kapal (ABK), saya kembali ke Kota Solok.
“Namun sesampainya di Kota Solok saya mendapatkan kabar dari tetangga bahwa ibu saya telah tiada (Meninggal dunia di Pulau Jawa). Sekarang ini saya terpaksa menumpang menginap di Rumah Gadang sebelah Radio Belibis FM Tanjung Paku,” ungkapnya lagi.
Alhamdulillah, imbuhnya, orang yang punya Rumah Gadang tersebut mau menampung saya untuk menginap di sana. Kalau tidak kemana saya akan tinggal lagi karena saya hanya sebatang kara di Kota Solok ini, dan saat ini masih pengangguran.
Pria berpendidikan yang tidak tamat SD itu juga mengeluhkan terkait kebutuhan hidupnya saat ini, karena bantuan dari Pemko Solok yang terima dulu tidak ia dapatkan lagi. Baginya yang terpenting saat ini adalah bagaimana dirinya bisa makan setiap hari, agar hidupnya bisa berlangsung.
“Kesehatan saja sudah dikasih oleh Allah SWT itu sudah alhamdulillah. Saat ini saya butuh pekerjaan agar bisa memenuhi kebutuhan hidup saya,” harapnya.
Sementara itu, Erizal warga Tanjung Paku Kota Solok juga mengakui bahwa Ahmad Hidayat sangat butuh pekerjaan. Menurutnya, kehidupan Ahmad Hidayat sangat memprihatinkan karena keluarganya tidak ada satupun di Kota Solok ini.
“Kalau sekedar untuk makan, saya dan keluarga saat ini mungkin bisa lah membantu. Namun untuk kebutuhan lainnya tentunya saya tidak bisa menanggulangi karena saya juga punya tanggung jawab besar pada keluarga saya,” sebut Erizal.
Ia berharap, siapa pun di Kota Solok ini agar bisa memberi perhatian pada Ahmad Hidayat, karena saat ini Ahmad Hidayat masih terdaftar sebagai warga Kota Solok.
Ahmad Hidayat adalah warga Kota Solok, dengan alamat (Sesuai KTP) Jalan Veteran RT 01 RW 02, Kelurahan Tanjung Paku Kecamatan Tanjung Harapan, Kota Solok. (Rd)











