Menu

Mode Gelap

News · 1 Jan 2026 WIB ·

Akhir 2025–Awal 2026, Jon Firman Pandu Paparkan Capaian Kinerja Pemkab Solok, Fokus Pemulihan Pascabencana dan Air Bersih


 Oplus_131072 Perbesar

Oplus_131072

7.topone.id – Memasuki akhir tahun 2025 dan awal 2026, masyarakat Kabupaten Solok mulai menaruh perhatian terhadap sejauh mana capaian kinerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Solok di bawah kepemimpinan Bupati Jon Firman Pandu, SH bersama Wakil Bupati (Wabup) H. Candra, SHI.

Sebagai kepala daerah, Bupati Solok Jon Firman Pandu menegaskan komitmennya untuk menyampaikan secara terbuka kepada masyarakat berbagai capaian pembangunan yang telah dilakukan selama masa kepemimpinannya.

Menurutnya, penyampaian kinerja tersebut merupakan bagian dari komunikasi publik agar masyarakat mengetahui arah dan hasil pembangunan daerah.

“Capaian kinerja ini menjadi sarana komunikasi publik untuk menyampaikan kemajuan pembangunan di berbagai sektor. Pemerintah daerah berkomitmen menghadirkan program-program yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Jon Firman Pandu.

Ia menjelaskan, pembangunan di Kabupaten Solok difokuskan pada berbagai sektor strategis, mulai dari pertanian, pendidikan, kesehatan, hingga infrastruktur, sebagai upaya mewujudkan Kabupaten Solok yang maju dan sejahtera.

Di penghujung tahun 2025, Kabupaten Solok dihadapkan pada bencana hidrometeorologi yang melanda hampir sebagian besar wilayah. Menyikapi kondisi tersebut, Bupati Jon Firman Pandu terus melakukan kolaborasi dan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar) maupun pemerintah pusat, khususnya terkait perbaikan sarana dan prasarana umum yang rusak akibat banjir dan longsor.

Langkah ini dilakukan guna memperoleh dukungan rehabilitasi dan rekonstruksi fasilitas umum serta pemenuhan kebutuhan vital masyarakat, termasuk perbaikan sarana air bersih.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, Bupati Solok melakukan audiensi dengan Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan (BPBPK) Sumbar, Selasa (23/12/2025). Dalam audiensi tersebut, Bupati didampingi Kepala Bapelitbang Kabupaten Solok Nafri, ST, MT, M.Sc, serta Direktur PDAM Kabupaten Solok Febri Fauza, S.Pt, MM.

Rombongan Pemkab Solok disambut langsung oleh Kepala BPBPK Sumbar Maria Doeni Isa, Kepala Satuan Kerja dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Air, serta perwakilan dari PT Wijaya Karya.

Dalam pertemuan itu, Bupati Jon Firman Pandu menyampaikan sejumlah usulan terkait perbaikan infrastruktur yang rusak akibat bencana hidrometeorologi, terutama di sektor permukiman dan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang menjadi kebutuhan vital masyarakat Kabupaten Solok.

“Melalui audiensi ini, Pemkab Solok mengusulkan perbaikan infrastruktur dan fasilitas umum yang terdampak banjir dan longsor. Kami sangat berterima kasih kepada Ibu Kepala BPBPK beserta jajaran atas bantuan dan dukungan yang diberikan kepada Kabupaten Solok,” ungkap Jon Firman Pandu.

Ia menegaskan bahwa dukungan tersebut sangat strategis dalam menjamin keberlanjutan pelayanan air minum bagi masyarakat, sekaligus mendukung pemulihan sosial dan ekonomi daerah pascabencana.

Bupati berharap seluruh program yang direncanakan dapat dilaksanakan secara optimal, transparan, dan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Bapelitbang Kabupaten Solok Nafri mengungkapkan bahwa Pemkab Solok memperoleh dukungan anggaran sebesar Rp145 miliar dari BPBPK Sumbar. Anggaran tersebut mengalami peningkatan dari alokasi awal sebesar Rp137 miliar.

“Informasi terbaru, Pemerintah Kabupaten Solok memperoleh dukungan anggaran sebesar Rp145 miliar untuk perbaikan sarana air bersih. Anggaran ini meningkat karena adanya tambahan Rp8 miliar untuk perbaikan program Pamsimas di 16 lokasi,” jelas Nafri.

Nafri juga merinci sejumlah proyek SPAM yang mendapatkan dukungan anggaran dari BPBPK Sumbar, yakni:

– SPAM Saniang Baka sebesar Rp80 miliar

– SPAM Kubung sebesar Rp10 miliar

– SPAM Guguak sebesar Rp15 miliar

– SPAM Talang Babungo sebesar Rp5 miliar

– SPAM Paninggahan sebesar Rp3 miliar

– SPAM Surian–Lolo sebesar Rp24 miliar

– Program PAMSIMAS di 16 lokasi dengan total anggaran Rp8 miliar

Dengan dukungan anggaran tersebut, Pemkab Solok optimistis upaya pemulihan pascabencana, khususnya di sektor air bersih dan infrastruktur dasar, dapat berjalan maksimal demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Solok. (Rd)

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Isu Dugaan Perselingkuhan Ketua DPRD Kota Solok Jadi Sorotan, Berujung Kasus KDRT

3 January 2026 - 03:51 WIB

Hujan Deras Seharian, Banjir dan Longsor Kembali Landa Sejumlah Wilayah di Kabupaten Solok

30 December 2025 - 23:46 WIB

DPRD Kabupaten Solok Tutup Tahun 2025 dengan Tiga Rapat Paripurna Strategis

30 December 2025 - 19:23 WIB

Kepala PSKW Andam Dewi Bantah Isu Perselingkuhan, Tegaskan Pengawasan Panti Sangat Ketat

29 December 2025 - 19:35 WIB

Boy Falma Kembali Turun ke Lokasi Bencana, Salurkan 450 Paket Bantuan untuk Warga Terdampak Hidrometeorologi

23 December 2025 - 21:14 WIB

Perantau Minang PKSB Tanjung Balai Karimun Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana di Kabupaten Solok

17 December 2025 - 11:50 WIB

Trending di News