Menu

Mode Gelap

News · 4 Apr 2026 WIB ·

Pelestarian Silek Menggema, Pemkab Solok Beri Dukungan Penuh


 Oplus_131072 Perbesar

Oplus_131072

7.topone.id – Upaya pelestarian budaya lokal terus diperkuat oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Solok di tengah arus globalisasi yang kian masif. Salah satunya melalui dukungan terhadap kegiatan “Mangulipah” yang digelar para tuo silek se-Solok Raya di Lapangan Hijau Nagari Koto Hilalang, Kecamatan Kubung, Sabtu (4/4/2026).

Kegiatan ini menjadi wadah strategis dalam mempererat silaturahmi antar sasaran silek sekaligus menjaga eksistensi silek sebagai warisan budaya Minangkabau yang sarat nilai filosofi, etika, dan jati diri masyarakat.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Solok, Marcos Sophan, S.Pt, M.Si, menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah (Pemda) memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif para tuo silek dalam melestarikan kesenian tradisional tersebut.

Menurutnya, silek bukan sekadar seni bela diri, tetapi juga bagian penting dari identitas budaya masyarakat .

“Pelestarian silek merupakan langkah konkret dalam memperkuat identitas lokal di tengah tantangan homogenisasi budaya global. Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan silek dalam berbagai iven daerah, seperti Festival Lima Danau dan kegiatan pariwisata lainnya,” ujar Marcos Sopan.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa keberadaan sasaran silek juga memiliki dampak positif dalam pembinaan generasi muda. Melalui kegiatan ini, anak nagari tidak hanya belajar seni bela diri, tetapi juga nilai disiplin, kebersamaan, serta terhindar dari berbagai penyakit sosial.

Sementara itu, panitia pelaksana kegiatan, Syaipul, menjelaskan bahwa “Mangulipah” memiliki empat rangkaian utama. Dimulai dengan “Mancacak Galanggang” sebagai pembukaan oleh tuo silek, dilanjutkan dengan penampilan silek “buah masak” oleh generasi muda, serta “buah ranum” oleh para tuo silek.

Puncak kegiatan adalah prosesi “Ma anta guru/Mangulipah”, yaitu musyawarah bersama untuk menentukan pemimpin tuo silek ke depan sebagai simbol kesinambungan tradisi.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Solok berharap nilai-nilai budaya lokal tidak hanya terjaga, tetapi juga mampu menjadi daya tarik wisata berbasis kearifan lokal yang berkelanjutan di Solok Raya. (Rd)

Artikel ini telah dibaca 45 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Seluruh Fraksi DPRD Kabupaten Solok Dukung Empat Ranperda Strategis, Pembahasan Berlanjut ke Tingkat Pansus

16 July 2026 - 19:56 WIB

DPRD Solok Tetapkan Perubahan Propemperda 2026 dan Propemperda 2027, Fokus pada Penguatan Tata Kelola Daerah

15 July 2026 - 20:40 WIB

DPRD Kabupaten Solok Terima Dokumen KUA-PPAS 2027, Fokus pada Penguatan PAD dan APBD Berkualitas

14 July 2026 - 20:03 WIB

DPRD Setujui Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah, Pemkab Solok Perkuat Kepastian Hukum dan Dorong Investasi

13 July 2026 - 21:33 WIB

Dodi Hendra Terpilih sebagai Waketum PPNK Angkatan 72 Lemhannas RI, Tegaskan Pentingnya Nilai-Nilai Kebangsaan

13 July 2026 - 20:37 WIB

DPRD Kabupaten Solok Sahkan Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah, Perkuat Kepastian Hukum dan Optimalisasi PAD

13 July 2026 - 19:54 WIB

Trending di Hukum