7.topone.id — Setelah sempat vakum selama satu periode, dunia olahraga Kabupaten Solok akhirnya kembali bergeliat. Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Solok masa bakti 2025-2029 yang dinakhodai Doni Zulkifli dijadwalkan akan dilantik pada Selasa, 22 Juli 2025 di Gedung Solok Nan Indah.
Kepastian pelantikan tersebut disampaikan dalam rapat perdana pengurus yang digelar Sabtu (19/7/2025), di Sekretariat KONI Kabupaten Solok. Rapat dipimpin langsung oleh Ketua KONI terpilih, Doni Zulkifli, dan dihadiri oleh seluruh calon pengurus yang akan mengisi struktur organisasi.
Dalam keterangannya, Doni Zulkifli mengungkapkan bahwa Surat Keputusan (SK) kepengurusan KONI Kabupaten Solok telah dikeluarkan oleh KONI Provinsi Sumbar pada 23 Juni 2025. Sebanyak 66 insan olahraga dari berbagai latar belakang akan bergabung dalam kepengurusan baru ini.
“Pengurus yang ada hari ini diharapkan menjadi ujung tombak dalam membangun ulang olahraga Kabupaten Solok. Ini adalah tanggung jawab besar yang harus kita emban bersama,” ujar Doni Zulkifli.
Doni Zulkifli menekankan bahwa pasca kekosongan selama satu periode, banyak pekerjaan rumah yang harus segera dituntaskan. Salah satu tantangan utama adalah kembalinya atlet-atlet andalan Kabupaten Solok yang telah hijrah ke daerah lain, baik di Sumatera Barat maupun luar provinsi.
“Kita tidak hanya akan berupaya menjemput kembali para atlet yang telah pergi, tapi juga akan fokus melahirkan bibit-bibit baru untuk membela Kabupaten Solok di berbagai ajang olahraga ke depan,” tambahnya.
Ia juga menegaskan bahwa revitalisasi olahraga Kabupaten Solok akan dimulai dari perencanaan program yang matang, kolaborasi antar pengurus, dan dukungan penuh dari pemerintah daerah.
Tak lupa, Doni Zulkifli menyampaikan apresiasi tinggi kepada Bupati dan Wakil Bupati Solok atas komitmennya dalam membangkitkan kembali dunia olahraga di daerah tersebut.
“Alhamdulillah, ini adalah momentum penting bagi kebangkitan olahraga di Kabupaten Solok. Dukungan penuh dari kepala daerah menjadi semangat baru bagi kita semua,” tuturnya.
Sebagai catatan, pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) terakhir, Kabupaten Solok berhasil menduduki peringkat ke-4 dalam perolehan medali, meski tanpa struktur KONI yang aktif. Hal ini menurut Doni Zulkifli adalah bukti bahwa potensi olahraga di Kabupaten Solok masih sangat besar dan layak untuk terus dikembangkan.
“Pengurus yang ada hari ini adalah orang-orang pilihan, yang bersedia dan berkomitmen membangun kembali prestasi olahraga daerah. Kini saatnya kita buktikan bersama-sama,” tutupnya optimis. (Rd)










