Menu

Mode Gelap
How To Handle Every Movie Challenge With Ease Using These Tips 20 Questions You Should Always Ask About Playstation Before Buying It The Most Influential People in the Green House Industry and Their Celebrity Dopplegangers Technology Awards: 6 Reasons Why They Don’t Work & What You Can Do About It

News · 9 Jan 2024 WIB ·

Dodi Hendra : Ibarat Fir’aun, Tirani Sudah Gunakan Preman Paksakan Kehendak


 Dodi Hendra : Ibarat Fir’aun, Tirani Sudah Gunakan Preman Paksakan Kehendak Perbesar

Dugaan pengrusakan fasilitas negara di Gedung DPRD Kabupaten Solok 

KABUPATEN SOLOK – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Solok, Dodi Hendra menyebut aksi seorang warga yang mengamuk dan mengacak-acak Gedung DPRD Kabupaten Solok, dan video sejumlah walinagari yang mengajukan “mosi tak percaya” kepadanya, pada Selasa (09/01/2024), sebagai tindakan barbar dari sebuah tirani di Kabupaten Solok.

Dodi Hendra mengibaratkan tindakan tersebut mengingatkan dirinya pada perjuangan Nabi Musa melawan Fir’aun. Dewan Partai Gerindra tersebut juga menegaskan, dirinya bersama 7 fraksi dari 8 fraksi di DPRD Kabupaten Solok, akan melaporkan tindakan premanisme tersebut ke Polda Sumbar.

“Ini merupakan sebuah tindakan barbar dari sebuah tirani di Kabupaten Solok, yang mengingatkan saya pada perjuangan Nabi Musa bersama kaumnya dan masyarakat yang berjuang dari intimidasi Fir’aun,” sebut Dodi Hendra.

Dikatakannya, tirani saat ini sudah menggunakan segala cara untuk memaksakan kehendaknya ke masyarakat. Namun, kami (DPRD Kabupaten Solok) akan menempuh cara-cara konstitusional untuk melawan.

“Kepada masyarakat Kabupaten Solok, kami minta untuk tetap tenang, tidak terprovokasi dan menjaga kondusivitas. Biarlah kami yang menyelesaikan hal ini dengan cara-cara konstitusional,” himbaunya.

Kalau warga ingin menemui dirinya, dikatakan Dodi Hendra, selain di Kantor DPRD, pintu rumah pribadinya selalu terbuka. Jika tidak ada di rumah, warga bisa menelepon dirinya secara langsung dan akan difasilitasi. Ketua DPRD Kabupaten Solok menegaskan dirinya tidak pernah enggan ditemui masyarakat. Karena dirinya juga merupakan masyarakat Kabupaten Solok.

Ketua DPRD Kabupaten Solok menduga, kedatangan warga tersebut adalah upaya menggagalkan pengajuan hak interpelasi dari 7 fraksi DPRD Kabupaten Solok.

“Hahaha. Dodi Hendra bisa ditemui dimana saja. Bisa di kantor, di rumah, di restoran, di kedai kopi, dan dimana saja. Kalau ingin bertemu, cukup telpon saja, pasti saya fasilitasi. Saya tidak seperti Bupati Solok yang kemana-mana selalu pakai Patwal. Bahkan di Kabupaten Solok saja, selalu pakai Patwal,” ucapnya.

Sebelumnya, dihimpun dari berbagai informasi, Selasa (09/01/2024), beberapa orang yang diduga orang suruhan pihak tertentu telah merusak fasilitas negara milik Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Solok di Ruang Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Solok.

Kedatangan beberapa orang yang telah merusak fasilitas negara tersebut ke Ruang Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Solok itu, juga patut diduga oleh pihak DPRD sebagai bentuk upaya menggagalkan proses hak interpelasi yang sedang bergulir.

Masyarakat Kabupaten Solok sangat menyayangkan perbuatan pengrusakan fasilitas negara di Gedung DPRD Kabupaten Solok itu, walaupun itu berdalih dalam bentuk ketidakpuasan terhadap perilaku anggota dan pimpinan DPRD Kabupaten Solok.

Begitu juga dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Dimana masyarakat menilai adanya pembiaran terhadap pengrusakan fasilitas negara tersebut. Sangat jauh berbeda dengan cepat tanggap dikala mengamankan dugaan kasus asusila (Persetubuhan) di Kabag Perekonomian Pemda Kabupaten Solok, dimana kedua pelakunya adalah THL pada Kabag Perekonomian itu.

“Dan hal yang sangat memiriskan sekali, Kasatpol PP, Elafky diduga kuat melepas pasangan mesum setelah Sekwan Zaitul Ikhlas beserta istrinya mendatangi ruangan kerja Elafky,” sebut salah satu masyarakat Kabupaten Solok yang kecewa terhadap kinerja Satpol PP itu.

Diduga kuat, imbuhnya, pasangan mesum tersebut adalah keluarga dari Sekwan DPRD Kabupaten Solok, Zaitul Ikhlas dan istrinya (Kabag Perekonomian). Namun persoalan tersebut terkesan ditutupi Pemda Kabupaten Solok sampai sekarang. (Rd)

Artikel ini telah dibaca 405 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Rekom Gerindra untuk Pilkada Sumbar 2024 Terbit, Siapa yang Berbohong

12 July 2024 - 20:42 WIB

Tak Ada Baliho Wakil Bupati Solok, Masyarakat Menilai Tanda Gambar Emiko Dipersiapkan untuk Pilkada 2024

10 July 2024 - 23:51 WIB

KPU Kabupaten Solok Gelar Rakor Jelang PSU Anggota DPD Provinsi Sumbar

6 July 2024 - 19:57 WIB

UHC Terendah, Gubernur Sumbar Harapkan Kabupaten Solok Bersinergi dengan Pemprov

5 July 2024 - 22:30 WIB

Tak Harus ke Kota Besar, Layanan Jantung Intervensi Non Bedah Sudah Bisa di RSUD M. Natsir Solok

5 July 2024 - 22:24 WIB

Tingkatkan Yankes Sumbar, Gubernur Mahyeldi Resmikan Layanan Jantung Intervensi RSUD M. Natsir Solok

5 July 2024 - 16:32 WIB

Trending di News